berbicara realita kehidupan

Ilhamwarwar18 Mei 2026news

Aku menulis ini karena aku tau banyak orang yang bingung dengan kehidupannya yang sekarang, mereka yang tidak memiliki skill/kemampuan khusus, mereka yang hidup hanya mengandalkan panggilan dan pertolongan orang lain, mereka yang selalu berharap agar mudah mencapai tujuan yang sudah mereka rencanakan dan mereka berharap mereka akan sukses di Dalam dunia ini. Tidaklah orang tau bahwa kehidupan didunia ini banyak kemunafikan yang di sadari maupun tidak di sadari. Semua orang berharap mendapatkan balasan yang setimpal akan perbuatan yang sudah mereka lakukan dengan baik. Naum,, mereka lupa bahwa di dunia ini tidak banyak manusia yang bisa di percaya. Sedekat apapun manusia 1 dengan manusia yang lainnya, terkadang tidak bisa menjamin saling bisa menjaga kepercayaan satu sama lain.

Banyak pengangguran karena mereka gengsi dengan pekerjaan yang tersedia, banyak pengangguran karena mereka tidak memiliki pengalaman bekerja dan banyak pengangguran karena mereka tidak memiliki skill dalam pekerjaan yang sudah disediakan. Lantas bagaimana mereka mendapatkan uang untuk menghidupinya? Mereka hutang dimana-mana, lalu mereka bingung akan mnembalikan uang hutangnya. Sekarang banyak orang tidak mempercayai dan jarang memiliki belas kasih kepada orang yang berhutang. Banyak orang yang hingga depresi karena kebingunan-kebingungan yang tidak bisa ereka jawab.

Mereka kehilangan banyak hal dengan permasalahan ekonomi dan sosialnya. Mereka mendapatkan pembicaraan yang membuat orang lain jauh kepadanya. Banyak orang merubah sifatnya agar disegani oleh orang-orang disekitarnya sehingga membuat mereka lupa dengan diri aslinya sendiri. Sebenarnya mereka bisa memulai memperbaii dan fokus terhadap dirinya sendiri. Tetapiu kebanyakan mereka bingung ingin memulai dari mana. Mereka yang rasa kepeduliannya sangat besar terhadap orang lain biasanya mereka yang sering diabaikan. Mereka yang suka menolong orang lain biasanya mereka orang yang jarang mendapatkan pertolongan dan mereka yang suka memberi biasanya mereka orang yang pernah merasakan bagaimana rasanya ketika mereka tidak memiliki apa-apa.

berbicara realita kehidupan | War Era