Dari Negeri Yang Jauh

HasanGozali19 Juni 2026news

" Dari Negeri Yang Jauh "

Selamat malam saudara saudaraku

Saya memilih pengasingan.

Bukan karena saya kalah.

Bukan pula karena saya kehilangan keyakinan,

Melainkan karena saya menolak berdamai dengan keadaan yang menganggap bahwa kita sedang mengalami pergolakan besar dalam internal.

Saya meninggalkan Indonesia hari ini, tetapi saya tidak meninggalkan keyakinan saya tentang Indonesia.

Hari ini saya pergi ke pengasingan, tetapi jangan salah mengerti arti pengasingan. Pengasingan bukanlah kekalahan, pengasingan adalah ujian bagi keyakinan.

Hanya mereka yang menjadikan jabatan sebagai tujuan hidup yang takut kehilangan tempat. Sedangkan mereka yang menjadikan kebenaran sebagai tujuan perjuangan akan tetap berdiri sekalipun harus berjalan seorang diri. Biarlah mereka menguasai negeri, tetapi jangan sekali-kali mengira bahwa mereka telah menguasai kebenaran. Karena sejarah tidak pernah tunduk kepada kekuasaan, sejarah hanya tunduk kepada kenyataan. Dan kenyataan akan mengadili semuanya pada waktunya.

Hari ini mungkin saya dibuang.

Besok mungkin saya dilupakan.

Tetapi gagasan tidak mengenal pengasingan.

Keyakinan tidak mengenal perbatasan.

Dan suara hati tidak dapat ditembak mati oleh keputusan apa pun.

Mungkin jika keadaan di sini kembali semula saya akan kembali dan berjuang bersama saudara saudara saya, Maaf tetapi pandangan saya sudah bulat, saya akan berjuang dijalan yang terjal dan gelap ini sebagai seorang Tan Malaka, Boeng Kecil yang sedang mencoba berkelana mencari jalan kebenaran serta memperjuangkan indonesia dari luar, bersuara dari luar, dan aktif menyuarakan kemerdekaan diluar.

Ingatlah!

Apabila suatu hari nama saya telah dilupakan, jejak saya telah dihapus, dan tubuh saya telah menjadi debu, maka dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi.

INDONESIA MERDEKA!

Salam dari saya

— Boeng Kecil

Dalam Pengasingan di Brunei, 19 Juni 2026

Tan Malaka

Dari Negeri Yang Jauh | War Era