
11/6/26
Presiden dan Menhan Kobarkan Semangat Agresi TF III dari Radio Perjuangan Surabaya!

JAVA POST | SURABAYA – Saat ini saya, https://app.warera.io/user/69bd432766cd740733175da7 reporter JAVA POST, melaporkan langsung dari pusat kota Surabaya. Suasana di kota pahlawan ini mendadak dipenuhi kobaran semangat perjuangan, tepat setelah terbitnya maklumat resmi Operasi Agresi TF III Skala Besar dari pemimpin tertinggi Indonesia, https://app.warera.io/user/69bd3d2884bbfcaa68f7d8ee, dalam pengumuman beliau nomor OPS/III/VI/26 di kanal pengumuman-pemerintah.
Pengumuman Operasi agresi TF III skala besar
OPS/III/VI/26Seluruh anggota Indonesia, segera maksimalkan pengisian MU Premium hingga penuh. Pastikan tidak ada yang tertinggal.
Wajib switch ke War Mode sesuai instruksi. Jaga komunikasi dan lakukan koordinasi penuh dengan Commander MU untuk setiap pergerakan dan keputusan di medan perang.
Gunakan sustain build agar mampu bertahan lebih lama dan menjaga efektivitas damage selama peperangan berlangsung.
🇮🇩 Satu komando. Satu nyali. Satu Indonesia.
Indonesia tidak pernah menyerah!
Selang sehari setelah pengumaman ini diumumkan, terpantau kerumunan semakin ramai, namun terdapat peruabahan suasana. Karena nampaknya pengumuman yang membakar semangat itu tidak segera disertai instruksi aksi lanjutan. Rakyat yang telah berkumpul mulai bertanya-tanya, sebenarnya kapan operasi ini akan dieksekusi? Pertanyaan-pertanyaan terus bertambah dan menimbulkan bimbang di antara warga.
Untungnya ditengah ketidakpastian itu, Presiden https://app.warera.io/user/69bd3d2884bbfcaa68f7d8ee secara mengejutkan bergerak cepat menembus barikade menuju sebuah gedung pemancar radio bersejarah di pusat kota. Ya, ini adalah gedung radio yang sama persis tempat pahlawan legendaris Surabaya, Bung Tomo, menyiarkan orasinya yang mengguncang dunia puluhan tahun silam.
Saat ini, warga Surabaya berkerumun di sekitar monumen dan jalanan. Suara statis radio tua terdengar dari pengeras-pengeras suara di sudut kota, mengingatkan semua orang pada memori perjuangan kemerdekaan beberapa tahun silam. Jika dulu siaran ini ditujukan untuk mengusir tentara Sekutu dan NICA, hari ini siaran ini ditujukan untuk memobilisasi seluruh faksi Indonesia menuju garis depan perang Melawan TF (The Federation).

Dari dalam ruang siaran yang sempit, suara Presiden Bahlil Makariem mengudara dengan lantang. Beliau menegaskan kembali instruksi agar rakyat Indonesia merapatkan barisan di bawah komando pemerintah dan memaksimalkan pengisian MU Premium.
Di akhir orasinya, Presiden Bahlil menutup instruksi dengan mengutip langsung kalimat ikonik Bung Tomo, suaranya bergema membelah keheningan kota Surabaya sore ini:
"Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka... Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap! Merdeka Atau Mati!"
Menyusul setelah itu, Menteri Pertahanan Indonesia, https://app.warera.io/user/69b68b207ae3343efd399218, ikut angkat bicara, beliau dengan tegas menyampaikan:
Perhatian kepada seluruh pejuang!
Penantian telah usai. Kendala yang sempat menghambat telah selesai kita atasi. Kini, kita hanya tinggal menunggu saat yang tepat untuk bergerak.
Mulailah bersiap memasuki mode perang! Pastikan semua dalam kondisi siap tempur.
Ingat, jangan overdamage. Tahan damage sesuai instruksi. Disiplin adalah bagian dari kemenangan.
Khusus untuk para Bomber, jangan menjatuhkan Nuke sebelum ada komando dari saya atau Government. Tunggu aba-aba, lalu hancurkan target bersama-sama.
Hari yang kita nantikan sudah di depan mata.
Tetap tenang. Tetap kompak. Dan saat komando itu datang...
Tunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah gentar.
Merdeka!
Riuh gemuruh warga yang mendengarkan langsung pecah di jalanan. Tidak ada lagi keraguan. Panggilan telah dijawab. Semangat Bung Tomo telah bangkit kembali melalui siaran hari ini. Satu komando. Satu nyali. Satu Indonesia.
Saya https://app.warera.io/user/69bd432766cd740733175da7 melaporkan langsung dari Surabaya.
Dukung terus Media JAVA POST, subscribe dan berikan tip agar kami dapat terus bersuara ke seluruh Nusantara!
Baca juga artikel kami yang lain:
https://app.warera.io/article/6a28ebcf8208d8692da7295b
https://app.warera.io/article/6a274487733df0718be28a23
https://app.warera.io/article/6a27338909eb3cce5e874d21
https://app.warera.io/article/6a26dfc48a2c232779a49b6d
https://app.warera.io/article/6a26a3c0919f3c8d7cb73cdb
JavaPost Team :
https://app.warera.io/user/6a08cdddf2e77e8d5a69d4e7
https://app.warera.io/user/69bd432766cd740733175da7