Operasi Agresi TF III Skala Besar dari pemimpin tertinggi Indonesia, https://app.warera.io/user/69bd3d2884bbfcaa68f7d8ee, dalam pengumuman beliau nomor OPS/III/VI/26 di kanal pengumuman-pemerintah.
Pengumuman Operasi agresi TF III skala besar
OPS/III/VI/26Seluruh anggota Indonesia, segera maksimalkan pengisian MU Premium hingga penuh. Pastikan tidak ada yang tertinggal.
Wajib switch ke War Mode sesuai instruksi. Jaga komunikasi dan lakukan koordinasi penuh dengan Commander MU untuk setiap pergerakan dan keputusan di medan perang.
Gunakan sustain build agar mampu bertahan lebih lama dan menjaga efektivitas damage selama peperangan berlangsung.
🇮🇩 Satu komando. Satu nyali. Satu Indonesia.
Indonesia tidak pernah menyerah!
Rakyat berkumpul di Pusat Kota Surabaya. Merkeba bertanya-tanya soal Operasi TF III akan di laksanakan.
Di tengah ketidakastian tersebut, Pak presiden
https://app.warera.io/user/69bd3d2884bbfcaa68f7d8ee Menuju Gedung radio yang ada di surabaya. Warga yang pada saat itu sedang berkumpul di sekitar monumen pusat kota surabaya, Suara statis radio tua terdengar dari pengeras-pengeras suara di sudut kota, mengingatkan semua orang pada memori perjuangan kemerdekaan beberapa tahun silam. Jika dulu siaran ini ditujukan untuk mengusir tentara Sekutu dan NICA, hari ini siaran ini ditujukan untuk memobilisasi seluruh faksi Indonesia menuju garis depan perang Melawan TF (The Federation).

Dari dalam ruang siaran yang sempit, suara Presiden Bahlil Makariem mengudara dengan lantang. Beliau menegaskan kembali instruksi agar rakyat Indonesia merapatkan barisan di bawah komando pemerintah dan memaksimalkan pengisian MU Premium.
Di akhir orasinya, Presiden Bahlil menutup instruksi dengan mengutip langsung kalimat ikonik Bung Tomo, suaranya bergema membelah keheningan kota Surabaya sore ini:
"Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka... Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap! Merdeka Atau Mati!"
JAVA POST | SURABAYA – , https://app.warera.io/user/69bd432766cd740733175da7 reporter JAVA POST
Menyusul setelah itu, Menteri Pertahanan Indonesia, https://app.warera.io/user/69b68b207ae3343efd399218, Memberikan penegasan kepada para pejuang.
Perhatian kepada seluruh pejuang!
Penantian telah usai. Kendala yang sempat menghambat telah selesai kita atasi. Kini, kita hanya tinggal menunggu saat yang tepat untuk bergerak.
Mulailah bersiap memasuki mode perang! Pastikan semua dalam kondisi siap tempur!
Ingat, jangan overdamage. Tahan damage sesuai instruksi. Disiplin adalah bagian dari kemenangan.
Khusus untuk para Bomber, jangan menjatuhkan Nuke sebelum ada komando dari saya atau Government. Tunggu aba-aba, lalu hancurkan target bersama-sama.
Hari yang kita nantikan sudah di depan mata.
Tetap tenang. Tetap kompak. Dan saat komando itu datang...
Tunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah gentar!Merdeka!
Hari Pembebasan sudah ada di depan kita semua, semua bersiap, semua bersatu. Kita hilangkan pengaruh neo-kolonialisme di bumi nusantara.
#🇮🇩 Satu komando. Satu nyali. Satu Indonesia.
Demikian yang dapat kami sampaikan, terus dukung kami dengan like, donate, dan share. agar kami terus berinovasi dalam memberikan informasi yang cepat, dan tepat.