NEO NEWS || Pesan Ibu Pertiwi

Neo_12318 Juni 2026news

Hari ini, kita telah melihat bahwa musuh menyerang secara membabi-buta di wilayah kita.

Musuh tau, bahws kelemahan yang kita miliki bukan dari musuh yang kuat, musuh yang mempunyai segala hal. Tetapi, musuh memecah kita dari dalam, menebarkan kebencian di setiap kota, kampung, pedesaan dan membuat kita saling ragu satu sama lain.

Indonesia memiliki keanekaragaman, yang selalu bersatu, tangguh, dan selalu bersama dalam menghadapi tekanan dunia.

Tetapi, kita telah di pecah oleh bangsa asing. yang mencoba menguasai tanah air kita.

Kita juga bisa melihat dari masa lalu, dari masa kolonial, masa pembebasan, orde baru, bahkan sampai reformasi ataupun bahkan sampai saat ini. Kita masih selalu ingin di pecah oleh bangsa liar untuk kepentingan mereka.

Untuk rakyat indonesia yang saya cintai, jangan saling membenci karena provokatif dari bangsa luar. Janhan saling fitnah hanya untuk kepentingan asing. Dan jangan semakin memecah belah bangsa di tengah ketidakpastian. Itu hanya akan memperburuk keadaan...

Rakyat Indonesia yang saya cintai,

Ada luka lama dalam sejarah bangsa kita yang terus mengikuti perjalanan generasi demi generasi.

Berkali-kali, mereka yang ingin menguasai tanah air kita menyadari satu kenyataan: Indonesia tidak pernah bisa ditaklukkan ketika rakyatnya berdiri bersatu. Karena itu, mereka memilih jalan lain. Mereka memecah belah kita. Mereka mengadu saudara dengan saudara, kampung dengan kampung, dan sesama anak bangsa satu sama lain. Mereka membuat kita lebih curiga kepada sesama rakyat Indonesia daripada kepada mereka yang ingin menguasai negeri ini.

Tragedi terbesar dalam sejarah kita bukanlah kedatangan penjajah ke tanah air ini. Tragedi terbesar adalah ketika sesama anak bangsa dipaksa saling berhadapan dan saling melukai.

Hari ini, ketika bangsa kita merasakan pahitnya konflik dan perpecahan, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengingat pelajaran itu.

Ketika seorang Indonesia mengangkat tangan terhadap sesama Indonesia, tidak ada pemenang. Seorang ibu kehilangan anaknya. Seorang anak kehilangan ayahnya. Sebuah keluarga kehilangan masa depannya. Merah Putih tidak ternoda oleh darah musuh, melainkan oleh darah anak-anak bangsanya sendiri.

Kita telah membayar harga yang terlalu mahal karena perpecahan.

Ingatlah para pendahulu kita yang bermimpi tentang Indonesia yang merdeka. Mereka tidak mengorbankan segalanya agar kita mewarisi kebencian. Mereka tidak berjuang agar bangsa ini terpecah. Mereka berjuang agar kita dapat hidup sebagai satu bangsa yang bebas, bermartabat, dan bersatu.

Kita memiliki laut yang sama, langit yang sama, sejarah yang sama, dan masa depan yang sama. Apa pun perbedaan yang ada di antara kita, tidak ada yang lebih berharga daripada persaudaraan sebagai sesama rakyat Indonesia.

Karena itu, pada hari ini saya memohon kepada seluruh rakyat Indonesia: pilihlah perdamaian. Pilihlah rekonsiliasi. Pilihlah Indonesia.

Jadilah generasi yang mengakhiri lingkaran perpecahan yang telah menghantui sejarah bangsa ini selama berabad-abad.

Biarlah anak cucu kita kelak mengenang masa ini bukan sebagai saat Indonesia hancur oleh tangannya sendiri, melainkan sebagai saat ketika rakyat Indonesia menemukan kembali persatuan dan harapannya.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi setiap jengkal tanah air yang kita cintai.

Satu Nusa. Satu Bangsa. Satu Indonesia.

Bahlil Makariem

( Presiden Republik Indonesia )

Hal yang paling sulit untuk di perbaiki, bukan kerusakan akibat perang, bukan kehancuran sosial akibat perang, bukan kelaparan akibat perang. Melainkan Perpecahan sosial yang tak lagi bersatu dalam menghadapi masalah.

Neo News, selalu mendoakan yang terbaik untuk bangsa ini. Semoga Tuhan Yang maha Esa melindungi setial jengkal tanah air yang kita cintai ini.

Dan, Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua, dari perpecahan yang sedang menjadi masalah utama bangsa ini.

Neo News, Melaporkan.

Demikian yang dapat kami sampaikan, terus dukung kami dengan like, donate, dan share. agar kami terus berinovasi dalam memberikan informasi yang cepat, dan tepat.

NEO NEWS || Pesan Ibu Pertiwi | War Era