Pasar Milik Rakyat dan Pejuang, Bukan Lahan Basah Tengkulak Rakus!

Athalia3 Oktober 2026news

Buka mata kalian! Kenapa harga pangan, minyak, besi, dan amunisi perang terus mendadak melonjak tiap kali frontline butuh pasokan? Bukan karena barangnya langka, tapi karena ada sekelompok orang yang sengaja nahan stok demi melipatgandakan keuntungan pribadi!

​Kalian yang suka mainin harga komoditas vital: sadar diri!

​ Di saat para pejuang di garis depan menguras stamina dan modal buat ngebela bendera negara, kalian malah enak-enakan peras kantong kawan sendiri di pasar. Ini bukan trik bisnis yang cerdas, ini murni sifat rakus yang menggerogoti stabilitas Indonesia dari dalam.

​Nimbun Barang Pas War Itu Norak: Menahan amunisi dan bahan baku di saat negara butuh logistik sama saja dengan menyabotase perjuangan tim sendiri.

​Jangan Bikin Player Baru Mati Suri: Gimana negara mau makin kuat kalau pemain baru baru mau berkembang saja sudah dicekik harga pangan dan alat kerja yang makin tidak masuk akal?

​Pasar Butuh Regulasi Tegas: Bisnis boleh cari untung, tapi kalau sudah merusak ekosistem dan bikin logistik negara kebobolan, itu namanya sudah keterlaluan dan harus segera dibenahi!

​Keuntungan pribadi kalian tidak ada artinya kalau pada akhirnya negara ini kalah perang dan bangkrut cuma gara-gara logistiknya kemahalan.

​Kembalikan harga pasar ke level yang masuk akal, atau kalian memang sengaja mau lihat negara ini hancur pelan-pelan?

Pasar Milik Rakyat dan Pejuang, Bukan Lahan Basah Tengkulak Rakus! | War Era