Edisi 6/6/26:
Kadang-kadang rasa sepi muncul ketika tahu menahu sudah tidak lagi punya arah mau apa dengan tempe menempe. Ada juga kadang-kadang karena hujan mau turun di awal bulan juni, tenang kala mendung yang datang tiba-tiba setelah jamur-jamur di lantai hutan menyebarkan spora mereka rasanya seakan membuat variasi warna di lantai hutan tuk sementara jadi kurang variatif. Makanya sekiranya buat mengisi sepi, orang belajar menulis dan membaca, atau mungkin belajar bahasa asing seperti bahasa orang Britania Raya.
Kadang pula netizen Anglo-Saxon itu akan mengatakan "water is wet" kepada seseorang yang baru saja menyatakan bahwa "sun is hot". Kabarnya, itu disebut idiom, ssatu ungkapan yang maknanya tidak dapat dipahami hanya dari makna unsur-unsur penyusunnya. (Merriam-Webster, n.d.)

Fig. 1. Water is wet
Usut punya usut ternyata "sun is hot" bukanlah love language yang merupakan stimulan yang membuat water atau air terstimulasi sehingga wet atau basah. Nampaknya, air sendiri kalau ditanya kenapa basah kemungkinan besarnya akan menjawab kalau mereka tidak basah. Lebih tepatnya barangkalli mereka bersifat membasahi, apa memang begitu?

Fig. 2. Water rapids, Niagara Falls, Canada
Banyak yang sudah tahu kalau air merupakan senyawa yang tersusun dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen yang terikat menjadi H₂O. Namun ternyata keanehan air tidak berhenti sampai di sana.

Fig. 3. Water molecule
Air memiliki sifat polar, yaitu distribusi muatan listrik yang tidak merata di dalam molekulnya. Akibatnya, molekul-molekul air dapat saling tarik-menarik melalui ikatan hidrogen yang membuat air memiliki berbagai sifat unik seperti tegangan permukaan tinggi, kemampuan melarutkan banyak zat, serta kecenderungan untuk menempel pada berbagai permukaan (Britannica, n.d.; PubChem, n.d.).
Kalau begitu, apakah dengan semua itu air akan menjawab kalau mereka aslinya tidak basah jika ditanya apakah mereka basah?
Dalam fisika sendiri, kebasahan atau wetness umumnya dipahami sebagai keadaan suatu permukaan setelah bersentuhan dengan cairan. Dengan kata lain, meja yang terkena air dapat disebut basah, lantai yang baru saja dipel, sepatu yang menginjak genangan dapat disebut basah, dan orang yang kehujanan tanpa membawa payung juga dapat disebut basah. Akan tetapi, air lebih sering dipandang sebagai agen yang menyebabkan kebasahan daripada objek yang memiliki sifat basah itu sendiri (Scales, 2016).

Fig. 4. Wet slippery floor
Lalu mengapa air bisa membasahi sesuatu?
Jawabannya berhubungan dengan sifat polar tadi. Atom oksigen ternyata lebih rakus terhadap elektron dibandingkan atom hidrogen. Karena kerakusan yang masih dapat diterima secara ilmiah tersebut, pasangan elektron dalam molekul air lebih banyak menghabiskan waktunya di sekitar atom oksigen. Akibatnya, bagian oksigen menjadi sedikit bermuatan negatif, sedangkan bagian hidrogen menjadi sedikit bermuatan positif.
Para ilmuwan menyebut ikatan seperti ini sebagai ikatan kovalen polar atau polar covalent bond. Ikatan ini terbentuk karena atom oksigen memiliki nilai ektronegativitas yang lebih tinggi dibandingkan atom hidrogen, sehingga pasangan elektron yang digunakan bersama dalam ikatan cenderung lebih tertarik ke arah atom oksigen. Akibatnya, bagian oksigen pada molekul air memiliki muatan parsial negatif (δ⁻), sedangkan bagian hidrogen memiliki muatan parsial positif (δ⁺). Ketidakseimbangan distribusi muatan inilah yang menyebabkan molekul air bersifat polar (Britannica, n.d.; PubChem, n.d.).

Fig. 5. Polar covalent bond
Bayangkan dua anak diminta berbagi satu selimut. Secara teori selimut itu milik bersama. Namun salah satu anak terus menarik selimut ke arahnya sehingga bagian selimut yang menutupi tubuhnya menjadi lebih banyak. Itulah yang dilakukan oksigen terhadap elektron-elektron miliknya bersama hidrogen.
Karena distribusi muatan yang tidak seimbang tersebut, molekul air menjadi seperti magnet kecil yang memiliki sisi positif dan sisi negatif. Ketika bertemu permukaan benda lain, molekul-molekul air dapat menempel melalui gaya adhesi. Jika gaya adhesi ini lebih kuat daripada gaya kohesi antarmolekul air, maka air akan menyebar pada permukaan tersebut. Fenomena inilah yang dikenal sebagai wetting atau pembasahan.
Jadi secara teknis, yang terjadi bukanlah karena air memiliki aura kebasahan yang terpancar dari dalam dirinya, melainkan karena molekul-molekul air sangat berbakat dalam urusan menempel pada benda lain.
Baiklah, semestinya sepi takkanlah sepi sangat kala ada yang dibaca. Entah berguna tidaknya, ikan mana peduli, mereka cukup beraqda di dalam air, berenang mencari makan, bertemu jodohnya lalu mati suatu saat nanti tanpa peduli kalau air kemungkinan besar tidak basah, air hanya membasahi yang disentuhnya.

Fig. 6. Water droplet
TL;DR
Air tersusun dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen (H₂O).
Ikatan antara hidrogen dan oksigen merupakan ikatan kovalen polar.
Polaritas menyebabkan air dapat berinteraksi dengan permukaan benda lain.
Kebasahan (wetness) dalam sains biasanya didefinisikan sebagai kondisi suatu permukaan setelah terkena cairan.
Oleh karena itu, air secara ilmiah lebih tepat disebut membasahi daripada basah.
Tetapi jika ada yang tetap mengatakan "water is wet", kemungkinan besar tidak akan terjadi perang saudara.
Daftar pustaka:
Britannica. (n.d.). Water. Encyclopedia Britannica. Diakses dari https://www.britannica.com/science/water
Chaplin, M. (2007). Water's hydrogen bond strength. London South Bank University. Diakses dari https://arxiv.org/abs/0706.1355
PubChem. (n.d.). Water (CID 962). National Center for Biotechnology Information. Diakses dari https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/962
Scales, P. J. (2016). Recent developments in the role of water hydrogen bonding in hydrophobic phenomena. Advances in Colloid and Interface Science, 222, 1–12.
Sigma-Aldrich. (n.d.). Water properties, polarity, and role as a universal solvent. Diakses dari https://www.sigmaaldrich.com
Zhang, Y., Zhao, H., & Wang, X. (2022). Water structure, properties and some applications: A review. Results in Chemistry, 4, 100261.
enjoy ur wonderful weekend ;)

Per 6/6/26 08:05 GMT+8
written by delusional https://app.warera.io/user/69bd432766cd740733175da7